Perkembangan otak seorang anak yang tercermin dalam
pengembangan anak-anak terdiri dari 4 bidang, yaitu: (1) pengembangan motorik
kotor (2) interaksi sosial, (3) pidato kognitif / kecerdasan dan (4) bahasa.
Dengan alasan tersebut maka harus ada edukasi anak balita dan stimulasi yang tepat.
Kemampuan dasar adalah kemampuan anak-anak untuk duduk,
merangkak, bangun, berjalan sampai berlari dan melompat. Kemampuan lain seperti makan, berlari dan membuka pakaian sampai
menulis dan membuat kerajinan. Berbicara adalah kemampuan anak-anak untuk
memahami larangan / pesanan sampai ekspresi keinginan mereka, untuk bertanya,
untuk menceritakan kisah, untuk mengatakan perasaan / emosi, untuk berbagi
cerita untuk berdebat. Kognitif / Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan
masalah mulai dari yang sederhana daripada mencari mainan tersembunyi, membuat
teka-teki lego atau mainan, kemampuan membaca / menghitung untuk kemampuan
akademik di sekolah dan di tempat kerja.
Bagaimana kita, sebagai orang tua menawarkan stimulasi yang
baik dan ideal bagi anak-anak kita, terutama pada usia bayi-balita? Kapan
stimulan mulai diberikan?
Stimulasi yang diberikan harus merangsang anak-anak di
berbagai bidang. mulai diberikan dari bayi baru lahir bahkan dari kehamilan.
Stimulasi diberikan dalam lingkungan yang nyaman, aman, penuh kasih, penuh
perhatian dan konsentrasi orang tua dan pengasuh dan di taman bermain.
Stimulasi yang diberikan tentu konsisten dengan usia perkembangannya. Stimulasi
yang baik membutuhkan model yang sesuai dengan perkembangan usia, interaktif,
keluarga besar, lingkungan domestik, dan sekolah anak.

Stimulasi bayi
berusia 0 hingga 6 bulan
Perkembangan motorik yang kasar mulai menggerakkan kepala
sampai dapat bergulir. Motorik halus mulai berdekatan sampai dapat mengambil,
meraih, dan mengikis benda-benda kecil, pengembangan bahasa mulai mengobrol dan
pengembangan interaksi sosial mulai dari senyum sosial sehingga ia dapat
mengenali wajah-wajah yang akrab.
Stimulasi diberikan kepada pengembangan multi-domain dengan
berbicara dengan bayi sambil melihat wajahnya, mengundang Anda senyum / tawa,
bernyanyi, dengan memperkenalkan bayi di wajah yang akrab, melatih bayi di
berkurap, menyebarkan, fluege. Ketika seorang bayi usia lebih 3 bulan, berikan banyak kemungkinan
untuk bergerak dengan mengenakan kasur / karpet sehingga bayi memiliki
kesempatan untuk mengembangkan model gerak lain sat bermain.
Stimulasi Bayi
berusia 6 hingga 12 bulan
Perkembangan motorik lain mulai bergulir, merangkak, merangkak,
belajar duduk sampai naik. Hal tersebut halus
mulai dilakukan sampai dia bisa menggaruk sampai mengarah ke benda-benda kecil,
memegang sebotol susu dan makan kue, menoleh untuk menyebut nama, tertawa jika
diundang untuk bermain dan menikmati permainan Ciek-Ba dan senang melihat Anda
di cermin. Stimulasi dibuat dengan bermain lebih bervariasi, seperti mengejar
bola saat merangkak, memberikan mainan yang dapat bergerak, bermain Ciuck-BA,
menelepon nama, menampilkan foto-foto atau memperkenalkan anggota keluarga.
Berikan sesekali bahwa anak-anak bergerak lebih banyak, jelajahi lingkungan dan
permainan. Anak-anak tidak boleh dibawa, ditempatkan di kursi, kereta dorong
atau bayi walker. Gunakan kursi makan, kereta dorong sesuai kebutuhan,
sementara penggunaan Baby Walker tidak lagi direkomendasikan. Pada usia 1
tahun, sebagian besar anak-anak mulai bangkit tanpa memegang dan memegang
jalan. Turtuti keinginan untuk gerakan anak yang mulai belajar berjalan dengan
lingkungan rumah yang cukup luas dan aman untuk anak-anak.
Stimulasi 1-2 tahun
Pengembangan motorik yang umum anak-anak belajar berjalan,
berlari, naik ke atas dan menuruni tangga, berjalan kembali, belajarlah
melompat. Motoric anak harus mulai dapat digunakan dengan baik dan benar.
Sekian artikel mengenai stimulasi dan edukasi anak balita semoga bermanfat.